Kuliah Umum Bersama Prof. Dr. Prayitno, M.Sc.,Ed.; Konseling Untuk Semua
Training Bersama Ahmad Kamil, S.Sos.I.
Jumat, 27 April 2012
Rabu, 25 April 2012
Pituah
>>
Sebenarnya orang bukannya gagal, melainkan ia hanya berhenti mencoba. Jika
terus mencoba dan mencoba, maka tidak ada yang namanya kegagalan.
>>
Bagaimana mungkin kita tahu sesuatu itu manis, jika kita tidak pernah mencicipi
sesuatu yang pahit sebelumnya.
>>
Yakinlah bahwa Jalan tidak selamanya Mendaki/Menurun. Begitulah kehidupan.
Bagaimana Mood Anda Hari Ini??? Temukan Pada Gambar
Sebuah Kebersamaan Saat Makan Siang Bersama (Perawat - Konseris - Psikolog)
Penandatangan MoU Antara STAIN Batusangkar Dengan RSUD Padang Panjang Berkenaan Pelaksaan PLKP-LS (Praktek Kerja Lapangan Pendidikan - Luar Sekolah); Rabu, 18 April 2012.
Sejalan Dengan Ayat Allah; Bahwa Manusia Itu Diciptakan Sebagai Khalih Di Muka Bumi - Diciptakan Sebagai Makhluk Paling Sempurna - Bermanfaat Buat Siapa Saja.
Sebuah Kebersamaan Saat Makan Siang Bersama (Perawat - Konseris - Psikolog)
Penandatangan MoU Antara STAIN Batusangkar Dengan RSUD Padang Panjang Berkenaan Pelaksaan PLKP-LS (Praktek Kerja Lapangan Pendidikan - Luar Sekolah); Rabu, 18 April 2012.
Sejalan Dengan Ayat Allah; Bahwa Manusia Itu Diciptakan Sebagai Khalih Di Muka Bumi - Diciptakan Sebagai Makhluk Paling Sempurna - Bermanfaat Buat Siapa Saja.
Pelayanan
P
O L I K O N S E R I S :
Melayani Konseling Rohani Islam dengan
Berbagai Persoalan, baik Individu, Keluarga, Agama, Sosial, Pendidikan dan
Karir. Insya Allah Juga Membantu Anda Keluar dari Masalah Fobia (Takut Yang Berlebihan), dan Trauma Masa Lalu.
Meneladani Rasulullah
Disebuah Perkuliahan di
PPS UNP, Prof. Prayitno, Membacakan sebuah SMS yang dikirim oleh sahabat
beliau; yang isinya sbb:
"Sedikit
Bedanya Kita dengan Rasulullah
SAW. Pertama, Rasulullah itu, makannya sedikit.
Kebanyakan dari kita, sedikit-sedikit
makan. Kedua, Rasulullah itu sedikit tidurnya,
Kebanyakan dari kita, sedikit-sedikit
tidur. Ketiga, Rasulullah itu sedikit
marahnya. Kebanyakan dari kita, sedikit-sedikit
marah. Rasulullah itu, sedikit-sedikit
berkorban. Kebanyakan dari kita, sedikit
berkorban".
1) Rasululllah SAW,
saat makan hanya mengisi 1/3 dari perutnya, sebab ia menyisakan 2/3 lagi unuk
air dan udara. Ini adalah salah satu kunci sehat Rasulullah. (baca; pedoman
penyembuhan penyakit menurut ajaran rasulullah).
2) Tidurnya Rasul
itu sedikit, karena sebahagiannya lagi digunakan oleh beliau untuk bertahajjud
kepada Allah SWT. Sebab kebanyakan tidur, juga tidak sehat, bahkan cara tidur
yang sehat juga diajarkan oleh Rasulullah. (buku: s/da 1)
3) Rasulullah itu
adalah manusia yang sangat ramah, murah senyum dan jarang marah. Sebab saat
marah, yang berada disekeliling adalah syetan dan iblis. Dan saat marah,
dibutuhkan sekitar 73 otot berkontraksi diwajah, sedangkan saat tersenyum,
hanya sekitar 14 otot saja. (baca: The Power of Senyum)
4) Rasulullah suka
memberi, beliau adalah seorang yang dermawan. Salah satu kunci sukses rasul
berdagang adalah membiasakan bersedekah. (Qs. Al-An’am: 160) (baca juga: Rasulullah
sebagai Pedagang & The Power of giving)
Psikologi Keluarga
1. Tipe Keluarga Pasar
Bisa anda bayangkan, apa yang anda
lihat, alami dan rasakan saat anda berada di pasar. Yang terdengar adalah suara
berisik, udara panas, ditambah suasana becek saat musim hujan. Hampir semua
pedang berteriak menyerukan bahwa barang dagangan merekalah yang bagus, yang
lain juga demikian. Kesannya terkadang terjadi persaingan yang tidak sehat.
Sesekali atau bahkan sering terjadi penipuan terhadap pelanggan, barang yang
jelek dan kualitasnya di bawah standar dikatakan bagus dan harganya-pun tinggi.
Jika menimbang terjadi lagi pengurangan. Pertanyaannya adalah bagaimana jika
hal semacam ini terjadi pada keluarga anda???
Si isteri teriak ini, suami teriak itu.
Jarang terjadi kejujuran, tidak ada transparansi. Bahkan sesekali isi rumah
bisa melayang keluar. Tidak ada ketenangan, atau mungkin anda membayang-kan hal
lain dari pasar.
2. Tipe Keluarga Terminal
Saya yakin anda pernah ke
terminal (bis atau angkot), misalkan saja terminal Aur Kuning Bukittinggi. Bisa
dilihat ketika agen atau kernet berteriak-teriak bahkan menarik-narik penumpang
kemana tujuan mereka. Ada yang menuju Payakumbuh, Solok, Padang, Pariaman,
Pasaman, dan yang pasti tidak pernah ada tujuan yang sama. Jika dilihat, jarang
ada kenyamanan dan ketenangan, yang ada hanyalah kebisingan.
Jika kondisi seperti ini
terjadi dalam sebuah keluarga, suami-istri tidak mempunyai tujuan yang sama.
Sang isteri berkata A, suami berkata B. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi,
barangkali inilah salah satu penyebab terjadinya ‘broken home’.
3. Tipe Keluarga Kuburan
Lain halnya jika anda berada
pada suasana kuburan, pasti yang terasa adalah kesunyian, keheningan, tanpa
suara, bahkan mengerikan dan menakutkan. Kesan angker sagat dirasakan.
Jika suasana semacam ini
terjadi pada keluarga, maka bisa dipastikan tidak ada kehangatan, tidak ada
komunikasi antara suami-istri, anak dan orang tua.
4. Tipe Keluarga Masjid
Saat anda berada di masjid
melaksanakan shalat berjamaah, ada sebuah proses yang berjalan secara rapi.
Mulai dari azan dikumandangkan hingga shalat diselenggarakan, zikir dan
do’anya. Disana ada yang bertindak sebagai imam, ada yang jadi makmum. Semua
bertugas sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tidak ada istilah saling
mendahului. Seusai shalat, semua berjabatan tangan bersalaman dan saling
memafkan. Ada cerita, ada senyum dan tawa, ada pendidikan dan musyawarah, ada
nilai-nilai luhur dan kebijaksanaan. Begitulah keluarga tipe masjid.
(Sumber: Kuliah Bersama Jem Khairil;
Konseling Keluarga, 2005)
Langganan:
Postingan (Atom)






